3 Pertanyaan mengenai Mengawali Usaha

Beberapa pertanyaan ada saat sebelum mengawali suatu hal, terhitung saat sebelum mengawali usaha. Ini kali Genius meringkas 3 pertanyaan dari rekan Genius yang perlu jawaban mengenai beberapa hal yang terkait dengan mengawali usaha.

Baca 3 pertanyaan dipilih berikut, agar kamu semakin oke untuk mengawali usaha mimpi di Okeplay777.

1. Kapan seharusnya seorang mengawali usaha?

Jika kamu telah mempunyai gagasan ingin menjalankan bisnis apa, ada modal untuk mengawali, tahu langkah jalaninya, dan punyai saat itu melakukannya, mulai selekasnya. Tidak ada saat yang lebih pas dari “saat ini”, bila kamu bisa memikirkan wujud usahamu secara baik.

Richard Branson, seorang pebisnis asal Inggris pemilik group Virgin, pernah menjelaskan, “A big business starts small.”

Ya, kamu dapat mengawali usaha dari usaha skala kecil. Diawali dari rumah, dari mekanisme pre-order dalam jumlah terbatas, dan dari omset beberapa ratus ribu saja. Yang paling penting ialah mengawali. Modal besar, taktik usaha mendalam, dan misi yang baik akan sia-sia jika usaha itu tidak segera diawali.

Perlu diyakinkan satu kali lagi saat sebelum betul-betul mengawali usaha mimpi? Coba periksa apa kamu pas menjalankan bisnis, dengan menjawab beberapa pertanyaan pada situs berikut ini: Menjalankan bisnis atau Tidak? Check Kesesuaianmu Sekarang ini.

2. Apa usaha yang pas untuk yang baru memulai?

Usaha yang pas untuk yang baru memulai ialah usaha yang sektornya dimengerti dan/atau dicintai oleh pemula itu. Usaha itu dapat berbentuk franchise atau usaha yang kamu mulai sendiri dari 0, tetapi penting untuk pilih sektor yang cocok sama sesuai minatmu.

Usaha makanan bisa saja pas untuk A yang sempat sekolah masak dan B yang hoby makan sekalian hoby melakukan eksperimen di dapur. Tetapi, usaha makanan yang serupa bisa saja tidak pas untuk C yang lebih hoby mengurusi tanaman dan memahami beragam nama tanaman dan langkah menjaganya.

Maka satu kali lagi, pilih usaha yang kamu ketahui dan/atau kamu gemari. Perjuangan untuk mengawali, menjaga, dan memperbesar usaha perlu energi yang besar dan tidak sesaat. Jika semenjak awalnya usahanya tidak kamu gemari atau ketahui, ada resiko susah mempertahankannya jika kelak mendapat masalah.

3. Apa yang perlu jadi perhatian saat mengawali usaha?

Ada 4 cara penting saat sebelum mengawali usaha:

kerjakan penelitian usaha lebih dulu,
tidak boleh terjerat permasalahan (terutamanya saat lakukan penyiapan),
tentukan usaha yang berguna untuk seseorang,
pandai dan jeli memproses modal yang kamu punyai.
Berkaitan cara 1 dan 3, menurut Danny Aguswahyudi, pendiri HoJiak, ada 3 point yang penting jadi perhatian lebih detil, yakni masalah branding, pemasaran, dan produknya. Lihat narasi Danny dan usahanya lewat video ini.

Nah, cara 1-3 umumnya menjadi hal yang alami kamu kerjakan saat berencana usaha. Tetapi, berbeda masalah untuk point ke-4. Banyak pelaku bisnis lupa memproses modal dan memerhatikan cash flow usaha. Umumnya, hal ini muncul karena tidak ada pembelahan di antara rekening usaha dengan rekening individual pemilik usaha.

Pembukuan usaha yang kurang rapi dan keadaan tercampurnya uang individu dengan uang usaha, kemungkinan kelihatan remeh untuk usaha kecil yang baru memulai. Sayang, ini dapat bawa dampak yang tidak baik lho.

Pertama, kamu akan kesusahan mengawasi perform usahamu. Ke-2 , kamu akan ketidaktahuan sendiri mana uang usaha dan yang mana individual. Pada akhirannya, kamu mempunyai potensi terjerat fantasi jika pesanan tidak habis-habis, uang masuk banyak, tetapi keuntungan/keuntungan tidak dapat terhitung.

Agar sederhana, pakailah alat kerja yang dapat menolongmu mengendalikannya. Kamu dapat memakai program Bisniskit by Genius untuk semua pendataan, dan punyai account usaha yang khusus memuat modal dan omsetmu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *