Menulis Website Apa masih Janjikan?

Barusan saya membaca upload Mas Sugeng di facebook. Dalam upload itu, Mas Sugeng share info mengenai rerata cpc (biaya er klik) dari beberapa blog Indonesia yang gabung adsense dengan Mas Sugeng. CPC atau BPK (Ongkos Per Click) dari website Indonesia sekarang ini benar-benar kecil, memprihatinkan. Dari beberapa niche (topik) website itu, rerata CPC-nya “cuma” $0,04. Jika dijadikan rupiah, atau diubah ke mata uang rupiah, karena itu nilai satu click iklan di website Indonesia cuma Rp588. Lima ratus delapan puluh delapan rupiah.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Uang Yang Mudah Di Okeplay777

Dari upload di facebook sugeng.id itu, saya tangkap pesan tersurat, alangkah beratnya rintangan beberapa blogger untuk raih pendapatan dengan website. Kesan-kesan saya itu, ternyata tidak berbeda jauh sama yang diamankan oleh mereka yang ikuti posting fanpage sugeng.id., yang (menurut saya) umumnya ialah beberapa blogger pemula seperti saya.

Saya saksikan dan baca komentar-komentarnya. Rerata bersuara pesimis, berasa kalah saing dengan web atau portal-portal informasi besar seperti tribune, detik, merdeka, dan sebagainya.

Pertanyaan yang ada selanjutnya, apa kita beberapa blogger pemula masih mempunyai kemauan untuk tetap bertahan memperdalam menjaga website? Lantas, jika masih tetap ada niat dan kemauan untuk memperdalam website, masihkah janjikan? Mana yang lebih realitas, membuat artikel website atau membuat content video dan menguploadnya di Youtube?

Coba kita tanggapi satu demi satu. Jika dibanding dengan youtube, sebetulnya dari sisi kekuatan penghasilan dari iklan berdasar CPC atau CPM (pendapatan per seribu siaran) Youtube tidak lebih bagus dari website. Nilai cpc dan cpm siaran youtube (jauh) lebih kecil.

Tetapi, cukup banyak yang berasumsi jika membuat content video youtube lebih gampang. Optimisasi youtube lebih gampang, ucapnya. Apa lagi jika kanal telah sukses dimonetisasi, mendaparkan penghasilan dari Youtube dipandang lebih gampang dibanding membuat artikel di website.

Nah, jika cuma main website, tanpa main youtube, apa yang ingin dibanding? Toh membuat kanal yang penuhi persyaratan monetisasi sampai diterima dalam program mitra Youtube tidak gampang.

Karena itu, salah satu kesusahan yang dirasa beberapa blogger ialah susahnya artikel ada di halaman pertama (page one) mesin perayap google. Kesusahan lain ialah,. untuk beberapa blogger, ada banyak dari mereka yang kesusahan penuhi tingkat batasan pembayaran $100 setiap bulannya. Payout setiap bulan masih susah didapatkan.


Saat ini, kembali lagi ke masalah khusus, berkenaan apa ngeblog masih janjikan? Jawaban pasti kembali ke masing-masing blogger. Seberapa jauh usaha dan usaha keras membuat blog, secara betul, dengan optimisasi yang betul. Tersebut yang paling tentukan.

Tetapi, coba kita baca jawaban Mas Sugeng. “Ngeblog masih janjikan untuk mereka yang serius!” Tepat. Berikut kuncinya. Jika kita memang serius jadi seorang blogger berpendapatan, karena itu seriuslah. Bikinlah content berkualitas. Teratur memperbaharui posting website. Dan lakukan settting penataan website dan adsense yang akurat. Untuk point paling akhir ini, kita dapat kerjakan uji coba peletakan iklan, atau jika susah melakukan eksperimen, kita dapat turuti anjuran dari beberapa blogger yang sudah eksper dan sudah memperoleh formulasi settingan yang efisien.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *